Dinas Pendidikan

Pemerintahan Kota Batam
Jln. Pramuka Komplek Perkantoran Sekupang - Batam

Renstra - Strategis dan Arah Kebijakan

A.Strategis dan Arah kebijakan
 

Strategis dan Arah kebijakan pembangunan pendidikan tahun 2011-2016 dirumuskan berdasarkan pada visi. misi tujuan serta mengacu pada RPJMD 2011-2016 dan evaluasi capaian pembangunan pendidikan sampai tahun 2010, strategis dan arah kebijakan ini juga memperhatikan komitmen Pemerintah Kota Batam bagi penyelenggaraan layanan prima. Kebutuhan tersebut mencakup pendidik dan tenaga kependidikan, pembelajaran dan penilaian sarana dan prasarana, pendanaan dan tata kelola pendidikan, serta permasalahan pendidikan Kota Batam. maka Dinas Pendidikan menetapkan Visi “ Terwujudnya Sumber Daya Manusia Beriman, Bertaqwa dan Berbudaya yang Menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi “

Visi ini ditetapkan guna mendukung pencapaian wawasan keunggulan yang dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mewujudkan (aktualisasi) secara maksimal dan berkelanjutan segenap potensi yang dimiliki untuk meraih prestasi dalam kinerja kehidupannya. Dari sudut pendidikan aktualisasi potensi tersebut menyangkut kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik untuk meraih prestasi terbaik dari setiap aktivitas pembelajaran yang dialami di berbagai jenjang jenis dan jalur pendidikan.

Kemampuan yang akan diwujudkan sebaaimana tersebut di atas sejalan dengan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya yaitu manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudaya dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta berkepribadian yang mandiri serta rasa tanggungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan untuk :

 
1.
Mencerdaskan kehidupan masyarakat. mewujudkan manusia yang beriman, berkualitas mandiri untuk memenuhi kebutuhan pembangunan
 
2.
Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan menanamkan rasa cinta tanah air serta berorientasi ke masa depan. SDM Kota Batam diharapkan menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang bermuatan IMTAQ serta berdaya saing yang tinggi dalam menghadapi era globalisasi.
 
Kemampuan sumber daya manusia yang diharapkan pada masa depan adalah manusia yang Beriman. Bertaqwa,. Berakhlak Mulia. berilmu pengetahuan. Trampil. bertanggungjawab dan mandiri serta dapat memberikan kontribusi pada daerah khususnya dan negara umumnya.
Sumber Daya Manusia yang beriman dan bertaqwa adalah individu yang menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan sesuai dengan ajaran agama masing-masing. Berbudaya adalah individu yang menjunjung tinggi adat istiadat, sopan santun, ramah tamah yang sesuai dengan identitas budaya melayu serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi adalah individu yang mempunyai keunggulan dan daya saing di era globalisasi.
    
B.Misi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
 Untuk mewujudkan Visi sebagaimana tersebut di atas Dinas Pendidikan Kota Batam menetapkan 5 (lima) Misi utama :
 1.Melaksanakan kurikulum Nasional yang diselaraskan dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
 2.Meningkatkan ketersediaan/keterjangkauan pelayanan pendidikan dasar dan menengah
 3.Meningkatkan profesionalisme Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang bermutu
 4.Meningkatkan kesetaraan layanan pendidikan formal dan non formal berbasis kerakter serta berakhlak mulia
 5.Mewujudkan tata kelola pendidikan yang dinamis kreatif dan inovatif.
 Adapun penjelasan dari masing-masing Misi yang telah disusun untuk mewujudkan Visi Dinas Pendidikan Kota Batam adalah :
 1.
Melaksanakan Kurikulum Nasional yang diselaraskan dengan Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Misi ini mengandung makna bahwa Nasional dilaksanakan pada semua jenjang pendidikan secara terus menerus yang diselaraskan dengan kurikulum daerah yang akan membawa dampak pada pada peningkatan jati diri dan kualitas Sumber Daya Manusia
 2.
Meningkatkan ketersediaan/keterjangkauan pelayanan pendidikan dasar dan menengah. Misi ini mengandung makna bahwa Pembangunan ketersediaan sarana prasarana pendidikan dapat memberikan pelayanan dan pemerataan yang terjangkau oleh masyarakat miskin.
 3.
Meningkatkan profesionalisme Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang bermutu yang bermuatan imtaq. Misi ini mengandung makna bahwa seorang guru/siswa dan pelaku pendidikan perlu mempunyai kemampuan sesuai dengan bidang tugasnya dan mempunyai peran yang amat penting dalam keseluruhan upaya pendidikan dengan memberikan pelatihan. perbaikan dan peningkatan kesejahteraan
 4.
Meningkatkan kesetaraan layanan pendidikan formal dan non formal berbasis karakter serta berakhlak mulia. Misi ini mengandung makna memberikan pelayanan pendidikan baik formal maupun formal dan pendidikan layanan khusus bagi peserta didik berkarakter bangsa serta berakhlak mulia
 5.
Mewujudkan tata kelola pendidikan yang dinamis kreatif dan inovatif. Misi ini mengandung makna bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan dapat terlaksana sesuai dengan keinginan semua pihak dapat memberikan bekal ilmu pengetahuan dan teknologi kepada peserta didik sebagai akibat dari proses pendidikan yang diperolehnya pada semua jenjang pendidikan.
C.Tujuan
 
Dalam rangka mencapai misi yang telah dikemukakan di atas dengan mempertimbangkan hasil yang akan dicapai dengan tujuan sebagai berikut :
 
1.
Menciptakan sumber daya manusia yang beriman, bertaqwa dan berbudaya melalui penyelenggaraan pendidikan yang bermutu
 
2.
Menciptakan guru yang memiliki kompetensi dan kualifikasi pada semua jenjang pendidikan yang diperlukan untuk menghadapi tuntutan perkembangan pendidikan masyarakat
 
3.
Penataan dan tata kelola anggaran pendidikan untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan
 
4.
Membangunan sarana infrastuktur pendidikan untuk dapat menampung anak usia sekolah
 
5.
Menciptakan para pengelola pendidikan agar memiliki kemandirian dalam mengelola pendidikan yang diperlukan untuk menghadapi tuntutan perkembangan masyarakat.
    
D.Tujuan Strategis
 Tujuan strategis dinas pendidikan Kota batam Tahun 2011 – 2016 dirumuskan berdasarkan jenjang layanan pendidikan dan sistem tata kelola yang diperlukan untuk menghasilkan layanan prima pendidikan sebagaimana dikehendaki dalam rumusan visi RPJMD 2011-2016 Dinas pendidikan Kota Batam dengan memperhatikan rumusan misi dinas pendidikan tahun 2011 -2016. Dengan demikian tujuan strategis dinas pendidikan sebagai berikut :
 
KODETUJUAN STRATEGIS DAN ARAH KEBIJAKAN UMUM
T1Terlaksananya Profesionalisme Tenaga Pendidik dan Kependidikan yang Bermutu
T2Terjaminnya ketersediaan keterjangkauan pelayanan prima pendidikan dasar dan menengah yang bermutu
T3Tesedianya penambahan daya tampung pendidikan dasar dan menengah
T4Tersedianya layanan PAUD yang bermutu dan pendidikan berkarakter akhlak mulia
T5Terwujudnya Pembangunan Pendidikan di Daerah hinterland yang bermutu
    
 4.3.2 Sasaran Strategis tahun 2011 – 2016
  
Untuk keperluan pengukuran ketercapaian tujuan strategis pembangunan pendidikan diperlukan sejumlah sasaran strategis yang menggambarkan kondisi yang harus dicapai pada tahun 2016. Sasaran strategis untuk tiap tujuan strategis tersebut adalah sebagai berikut :
 1.  Sasaran strategis mencapai tujuan strategis T1.
 
KODESASARAN STRATEGIS
S1.1Seluruh sekolah di Kota Batam sudah melaksanakan ilmu pengetahuan dan teknologi 100 %
 2.  Sasaran strategis mencapai tujuan strategis T2.
 
KODESASARAN STRATEGIS
S2.1

APM SD/MI/Paket mencapai 106%

S2.2

APS Kelompok Usia 7 – 12  Tahun mencapai 99.9 %

S2.3

APK SMP/MTs/Paket B Mencapai 107%

S2.4

APM SMP/MTs/SMPLB/Paket B mencapai 99%

S2.5

APS Kelompok Usia 13 – 15 tahun 99.9%

S2.6

Tertampungnya anak usia sekolah 7 – 12 100% pada jenjang pendidikan dasar

S2.7

Seluruh kepala sekolah dan seluruh pengawas SD/SDLB dan SMP/SMPLB mengikuti pelatihan profesional berkelanjutan

S2.8

Angka putus sekolah SD maksimal 0.5 % dan SMP Maksimal 0.5 %. angka melanjutkan SD/MI/Paket A ke SMP/MTs/SMPLB/Paket B sekurang – kurangnya 98 %

S2.9

Angka melanjutkan lulusan SMP/MTs/SMPLB/Sederajat  99.5 %

S2.10

Sekurang – kurangnya 95 % SD/SDLB dan 95 % SMP/SMPLB diakreditasi

S2.11

Sekurang – kurangnya 20 % SD/SDLB dan 20 % SMP/SMPLB terakreditasi minimal B

S2.12

Sekurang – kurangnya 5 % memiliki SD SBI atau RSBI

S2.13

Sekurang – kurangnya 3 % memiliki SMP SBI atau RSBI

S2.14

Sekurang –kurangnya 90 % Guru SD/SDLB berkualifikasi S-1/D4 dan 50 %  bersertifikat

S2.15

Sekurang – kurangnya 98 % Guru SMP/SMPLB berkualifikasi S-1/D4 dan 50 % bersertifikat

S2.16

Seluruh satuan pendidikan SD/SDLB/MI dan SMP/SMPLB/MTs menerapakan pembelajaran yang berilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter

 3.  Sasaran strategis mencapai tujuan strategis T3.
 
KODESASARAN STRATEGIS

S3.1

APK mencapai 80%

S3.2

Sekurang – kurangnya 95 % SMA/SMLB berakreditasi dan 30 % berakreditasi minimal B

S3.3

Sekurang – kurangnya 95 % SMK berakreditasi. dan 30 % berakreditasi minimal B

S3.4

Seluruh kepala sekolah dan seluruh pengawas SMA/SMLB dan SMK mengikuti Pelatihan professional berkelanjutan

S3.5

Sekurang – kurangnya 3 % SMA dan SMK SBI atau RSBI

S3.6

Sekurang – kurangnya 98 % guru SMA/SMLB/SMK berkualifikasi S-1/D4 dan sekurang-kurangnya 50 % bersertifikat

S3.7

Seluruh SMK bersertifikat ISO 9001:2008

S3.8

95 % lulusan SMK bekerja pada tahun kelulusan

S3.9

Seluruh SMK menyediakan layanan pembinaan pengembangan kewirausahaan

S3.10

Seluruh kepala sekolah dan seluruh pengawas SMA/SMALB dan SMK mengikuti pelatihan profesional berkelanjutan

S3.11

Seluruh satuan pendidikan SMA/SMALB/MA/MAK menerapkan pembelajaran yang membangun berkarakter

 4.  Sasaran strategis mencapai tujuan strategis T4.
 
KODESASARAN STRATEGIS

S4.2

Kualifikasi untuk pendidik PAUD formal (TK/TKLB) diharapkan  90 % berpendidikan minimal S-1/D4 dan 25 % bersertifikat, sedangkan untuk pendidik PAUD Nonformal diharapkan telah dilatih sekurang – kurangnya 50 %

S4.3

Seluruh satuan pendidikan anak usia dini formal menerapakan sistem pembelajaran yang membangun karakter (kejujuran. kepedulian, tanggung jawab dan tolerensi) dan menyenangkan anak

 5.  Sasaran strategis mencapai tujuan strategis T5.
 
KODESASARAN STRATEGIS

S5.1

Seluruh sekolah melaksanakan tata kelola pendidikan yang dinamis, kreatif dan inovatif

    
 4.4 Strategi Pembangunan Pendidikan
  

Isu-isu strategis yang mengemuka tentang pendidikan untuk saat ini dan perkembangannya pada masa mendatang telah disampaikan pada bab sebelumnya. Selanjutnya memperhatikan analisis situasi strategis maka perlu ada langkah konkrit untuk mendorong perwujudan isu tersebut. perlu dirumuskan strategi pencapaiannya agar supaya isu-isu tersebut dapat dijalankan dan dioperasionalkan dalam bentuk program dan kegiatan.

Secara khusus dari isu strategis tersebut diatas dapat dikategorikan dalam 5 (lima) kategori. yakni pertama ketersediaan dan keterjangkauan pendidikan, kedua penguatan mutu dan kualitas pendidikan termasuk didalamnya tenaga pendidikan dan kependidikan, ketiga kelestarian lingkungan hidup, keempat akuntabilitas dan transparansi pendidikan dan kelima partisipasi seluruh stake holder.

Oleh karena itu strategi pembangunan bidang pendidikan untuk tahun 2011-2016 sesuai dengan isu-isu dan hasil analisis yang ada, maka strategi pembangunan yang diambil adalah sebagai berikut :

  
1.
Menyusun regulasi pendidikan.
  
2.
Memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada masyarakat untuk menempuh pendidikan. dan terlebih khususnya pada kelompok-kelompok usia sekolah
  
3.
Mendorong pendidikan yang bermutu dan berkualitas sehingga mempunyai daya saing yang tinggi.
  
4.
Penguatan tata kelola akuntabilitas dan transparansi pendidikan dengan pendekatan yang komprehensif
  
5.
Menumbuhkembangkan kesadaran peduli lingkungan pada peserta didik  warga sekolah dan stakeholder.
  
6.
Penguatan pemberdayaan masyarakat terhadap pendidikan.
    
 4.1.1 Strategi pencapaian tujuan strategis T1.
  
Tujuan strategis T1 yaitu terlakasananya kurikulum nasional yang diselaraskan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi menggunakan strategi sebagai berikut :
  1.Penyedia pendidikan tetap komitmen untuk melaksanakan kurikulum nasinal muali dari SD/SDLB/MI/. SMP/SMPLB/MTs. dan SMA/SMALB/MA/SMK
 4.1.2 Strategi pencapaian tujuan strategis T2.
  
Tujuan strategis T2. yaitu terjaminnya kepastian memperoleh layanan pendidikan dasar bermutu dan berkesetaraan dengan menggunakan strategi sebagai berikut : :
  
1.
Penyediaan pendidik pendidikan dasar berkompeten yang merata yang meliputi guru SD/SDLB dan SMP/SMPLB serta tutor Paket A dan Paket B berkompeten
  
2.
Penyedia manajemen SD/SDLB dan SMP/SMPLB serta Paket A dan Paket B berkompeten yang meliputi pemenuhan kepala satuan pendidikan. pengawas dan tenaga administrasi
  
3.
Penyediaan dan pengembangan sistem pembelajaran informasi berbasis riset dan standar mutu pendidikan dasar dan keterlaksanaan akreditasi serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk pendidikan dasar
  
4.
Penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan system pembelajaran SD/SDLB dan SMP/SMPLB berkualitas 
Kerangka berpikir penerapan strategis pencapaian tujuan strategis T2 yang dikaitkan dengan program dan kegiatan pembangunan.
    
 4.1.3 Strategi pencapaian tujuan strategis T3
  Tujuan strategis T3 yaitu tersedianya dan terjangkaunya layanan pendidikan menengah yang bermutu. relevan berkesetaraan dengan menggunakan strategi sebagai berikut :
  1.
Penyediaan pendidik penddikan menengah berkompeten yang merata meliputi guru SMA/SMLB/SMK serta tutor paket C
  2.
Penyediaan manajemen SMA/SMLB/SMK serta paket C berkompeten yang merata meliputi pemenuhan kepala satuan pendidikan pengawas dan tenaga administrasi
  3.
Penyedia dan pengembangan sistem pembelajaran informasi berbasis riset.dan standar mutu pendidikan menengah dan keterlaksanaan akreditasi serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk pendidikan menengah.
  4.
Penyedia dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran SMA berkualitas.
  5.
Penyedia dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran SMK berkualitas yang berbasiskan keunggulan lokal dan relevan dengan kebutuhan daerah
    
 4.1.4 Strategi pencapaian tujuan strategis T4.
  Tujuan strategis T4 yaitu tersedianya dan terjangkaunya layanan PAUD bermutu dan berkesetaraan sebagai berikut :
  1.
Penyediaan pendidik PAUD berkompeten yang merata yang meliputi guru TK/TKLB berkompeten dan penyediaan tutor PAUD nonformal berkompeten.
  2.
Penyedia manajemen PAUD berkompeten yang merata yang meliputi pemenuhan kepala satuan pendidikan, pengawas dan tenaga administrasi
  3.
Penyedia dan pengembangan sistem pembelajaran informasi berbasis riset. standar mutu dan keterlaksanaan akreditasi serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk PAUD
  4.
Penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran TK/TKLB berkualitas yang merata.
  Kerangka berpikir penerapan strategi pencapaian tujuan strategis T4 yang dikaitkan dengan program dan kegiatan pembangunan pendidikan kota Batam 2011 – 2015 dapat digambarkan
 4.5 Arah Kebijakan Pembangunan
  
Arah kebijakan pembangunan diperlukan sebagai dasar pedoman pelaksanaan operasional lapangan dan menjadikannya lebih terencana, terarah. serta terukur dengan baik. Untuk perluasan akses pendidikan. maka arah kebijakan yang harus ditempuh adalah sebagai berikut :
  1.
Penyediaan biaya operasional pendidikan.
  2.
Peningkatan sarana dan prasarana yang memenuhi standar nasional pendidikan
  3.
Rehabilitasi dan pemeliharaan sarana dan prasarana pendidikan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan pendidikan
  4.
Subsidi Bantuan Operasional Sekolah Daerah (SBOSD) dan beasiswa berprestasi
  5.
Peningkatan Mutu Pendidik dan tenaga kependidikan
 Selanjutnya arah kebijakan untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan yang diambil untuk mewujudkan hal tersebut adalah sebagai berikut :
    
  
Tujuan strategis T2 yaitu terlaksananya kurikulum nasional yang diselaraskan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi menggunakan strategi sebagai berikut :
  1.
Peningkatan kemampuan dan kapasitas tenaga pendidikan agar dapat memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan.
  2.
Sertifikasi dan kualifikasi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
  3.
Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi, bahan ajar, metode pembelajaran dan sistem penilaian yang berstandar nasional dan internasional
  4.
Pengembangan sekolah-sekolah potensial sebagai sekolah unggulan. baik yang berbasis keunggulan lokal maupun nasional
  5.
Pembinaan dan pengembangan minat, kemampuan dan bakat siswa serta fasilitasi anak-anak berprestasi
  6.
Penyediaan sarana dan bahan belajar (perpustakaan. laboratorium. matematika. alat peraga pendidikan. buku teks pelajaran. buku non-teks pelajaran dan bacaan lain yang relevan).
  7.
Pemanfaatan TIK dalam pendidikan untuk peningkatan kompetensi peserta didik. guru dan pamong belajar
  8.
Perencanaan kebutuhan tenaga pendidik dan kependidikan, pengembangan standar dan sistem pengadaan, penempatan dan pemerataan tenaga pendidik sesuai dengan standarisasi nasional pendidikan.
    
  
Kemudian arah kebijakan untuk akuntabilitas dan transparansi pendidikan, melalui penguatan tata kelola, akuntabilitas dan transparansi pendidikan melalui pendekatan komprehensif  adalah sebagai berikut :
  1.
Penataan dan pengembangan sistem pendataan dan informasi manajemen sekolah
  2.
Pengembangan dan peningkatan Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah
  3.
Pelibatan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pelaksanaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan
  4.
Peningkatan kapasitas pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan mencakup manajemen pendidikan dan aset.
  5.
Penguatan sistem pengendalian dan pengawasan
    
  
Sesuai dengan amanah Undang-Undang bahwa penyelenggaraan pendidikan merupakan tanggungjawab dari pemerintah dan masyarakat. Oleh kaena itu, arah kebijakan pembangunan tentang partisipasi masyarakat adalah sebagai berikut :
  
1.
Optimasi peran dan fungsi Komite Sekolah.
  
2.
Peningkatan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan PAUD
  
3.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam pembiayaan pendidikan